Lirik Lagu Ungu - Seperti Bintang (Ost. Bima Sakti Garuda)

Sudah aku temukan arti nafas ini untuk siapa
Telah aku dapatkan alasanku kekal di surga

Jiwaku menentukan hati memilih untuk bicara
Tentang cahaya yang nyata
Kebajikan merubah dunia

Reff:
Seperti bintang takdirnya bersinar terang
Menjadi harapan
Tak padam ditelan masa

Tak pernah hilang untuk jiwa yang abadi
Meyakini nurani
Just put the song into your heart

Just put the song into your heart
Just put the song into your heart
Meyakini nurani
Just put the song into your heart

Reff:
Seperti bintang takdirnya bersinar terang
Menjadi harapan
Tak padam ditelan masa

Tak pernah hilang untuk jiwa yang abadi
Meyakini nurani selamanya

Reff:
Seperti bintang takdirnya bersinar terang
Menjadi harapan
Tak padam ditelan masa

Tak pernah hilang untuk jiwa yang abadi
Meyakini nurani
Just put the song into your heart
Lirik Lagu Denny Cagur - Goyang Bang Jali

Heeey..
Yang di kiri yang di kanan yang di atas yang di bawah
Yang lagi nangkring di pohon
Mari kita bergoyang
Heeey goyang goyang Bang Jali
Semuanya ikut bernyanyi

Heeey..
Yang laki yang perempuan yang manula dan yang muda
Yang lagi asik ngerumpi
Mari kita bergoyang
Heeey goyang goyang Bang Jali
Semuanya ikut bernyanyi

Daripada nggak olahraga
Badan jadi sakit sendiri
Goyang mandi tiga kali sehari
Penyakit pasti langsung pergi

Bang Jali Bang Jali goyangnya bikin hepi
Bikin lu ketagihan
Semua jadi goyang

Bang Jali Bang Jali goyangnya bikin hepi
Bikin lu ketagihan
Semua jadi riang

Buat Bang Jali yang punya pohon duit
Di tunggu sawerannya Bang
Tobat
Tarik Bang Jali

Daripada nggak olahraga
Badan jadi sakit sendiri
Goyang mandi tiga kali sehari
Penyakit pasti langsung pergi

Bang Jali Bang Jali goyangnya bikin hepi
Bikin lu ketagihan
Semua jadi goyang

Bang Jali Bang Jali goyangnya bikin hepi
Bikin lu ketagihan
Semua jadi riang

Bang Jali Bang Jali goyangnya bikin hepi
Bikin lu ketagihan
Semua jadi goyang

Bang Jali Bang Jali goyangnya bikin hepi
Bikin lu ketagihan
Semua jadi riang

Bang Jali Bang Jali goyangnya bikin hepi
Bikin lu ketagihan
Semua jadi goyang
Semua jadi riang
Semua jadi goyang
Semua jadi riang
Lirik Lagu Seventeen - Saat Kau Temukan Aku

Aku yang telah
Membiarkan rasa itu
Tumbuh dan tumbuh

Aku yang telah
Menumbuhkan cinta
Di dalam hati itu

Kini harus ku sadari
Ku telah jadi milikmu

Saat kau temukan aku
Saat ku temukan engkau
Duniaku terasa damai
Penuh cinta bila kau di sini

Saat ku temukan kamu
Saat kau temukan aku
Hatiku selalu damai penuh cinta

Aku yang telah
Membiarkan rasa itu

Tumbuh dan tumbuh

Aku yang telah
Menumbuhkan cinta
di dalam hati itu

Saat kau temukan aku
Saat ku temukan engkau
Duniaku terasa damai
Penuh cinta bila kau di sini

Saat ku temukan kamu
Saat kau temukan aku
Hatiku selalu damai penuh cinta

Saat kau temukan aku
Saat ku temukan engkau
Hatiku selalu damai ooh
Bila kau di sini cinta
Lirik Lagu Afgan - Jodoh Pasti Bertemu

Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku

Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Jika aku (jika aku) bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu

(jika aku bukan jalanmu)
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Lirik Lagu Juwita Bahar - Buka Dikit Joss

Hei kenapa kamu kalau nonton dangdut
Sukanya bilang (Buka Dikit Joss)
Apa karena pakai rok mini jadi alesan

Sukanya.. abang ini Lihat-lihat bodiku yang seksi
Senangnya…abang ini intip-intip ku pakai rok mini

Hei kenapa kamu kalau nonton dangdut
Sukanya bilang (Buka sitik Joss)
Apa karena pakai rok mini jadi alesan

Sukanya.. abang ini Lihat-lihat bodiku yang seksi
Senangnya.. abang ini Intip-intip ku pakai rok mini

Hei kenapa kamu kalau nonton dangdut
Sukanya bilang (Buka Sitik Jos)
Apa karena pakai rok mini jadi alesan

Sukanya.. abang ini Lihat-lihat bodiku yang seksi
Senangnya.. abang ini Intip-intip ku pakai rok mini
Lirik Lagu Project Pop - Move On

Seperti lagu harus terpisah punya si Cakra Khan
Kau putuskan aku lihat statusku jadi
Good bye pacar sialan, uwoo..

Cukup hanya dalam satu malam ku dalam penyesalan
Kenapa dulu ku bisa sungguh percaya
Aku separuhnya kamu

Aku takkan jadi butiran debu uu..
Jika tersesat kehilangan arahAku kan bisa bertanya

Oooo we're gonna move on hati galau hanya bikin orang bloon
Oooo we're gonna move on tonight lets have fun we gonna party
Oooo we're gonna move on bapak ibu semua ayo kita kemon
Oooo we're gonna move on tonight lets have fun we're gonna party

Yo yo check it out hati galau galau galau galau harus disetop
Caranya gak repo repot yo party bareng project pop
Hey you know jadi woles mata banyak nangis bikin males
Muka jelek ouw what a mess lets party baby pasti beres

Aku takkan jadi butiran debu uu..
Jika tersesat kehilangan arah aku kan bisa bertanya

Oooo we're gonna move on hati galau hanya bikin orang bloon
Oooo we're gonna move on tonight lets have fun we gonna party
Oooo we're gonna move on bapak ibu semua ayo kita kemon
Oooo we're gonna move on tonight lets have fun we're gonna party
Oooo we're gonna party

Oooo we're gonna move on hati galau hanya bikin orang bloon
Oooo we're gonna move on tonight lets have fun we gonna party
Oooo we're gonna move on bapak ibu semua ayo kita kemon
Oooo we're gonna move on tonight lets have fun we're gonna party
Lirik Lagu Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia

T'lah banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah-satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku telah dimiliki…

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya

Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau besar dan tulusnya rasa cintamu
Tak mungkin untuk membagi cinta tulusmu
Dan aku memilih setia…

Inilah akhirnya, harus aku kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya

Seribu kali logika ku untuk menolak
Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku
Bila saja diriku ini masih sendiri
Pasti ku memilih dan memilih mu

Inilah akhirnya, harus aku kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya
Lirik Lagu Judika Sampai Akhir Feat Duma Riris Silalahi

Kasih ku berjanji selalu menemani
Saat kau bersedih, saat kau menangis

Aaa.. kan ku jaga
Aaa.. segenap cinta yang ada untukmu

Selama nafasku masih berdesah
Dan jantungku terus memanggil indah namamu
Takkan pernah hati ini mendua
Sampai akhir hidup ini

Kasih ku berjanji selalu menemani
Saat kau bersedih saat kau menangis

Aaa.. kan ku jaga
Aaa.. segenap cinta yang ada
Aaa.. percayalah
Aaa.. satu cintaku untukmu

Selama nafasku masih berdesah
Dan jantungku terus memanggil indah namamu
Takkan pernah hati ini mendua
Sampai akhir hidup ini
2. Lirik Lagu NOAH - Tak Lagi Sama

Cerita ini tak lagi sama
Meski hatimu selalu di sini
Mengertilah bahwa ku tak berubah
Lihat aku dari sisi yang lain

Bersandar padaku, rasakan hatiku
Bersandar padaku

Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku

Waktu yang telah kita lalui
Buatmu jadi lebih berarti
Luluhkan kerasnya dinding hati
Engkaulah satu yang aku cari

Bersandar padaku, rasakan hatiku
Bersandar padaku ooh

Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku
Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu menemaniku
Kau menenangkanku, kau melegakan aku

Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku
Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu menemaniku
Kau menenangkanku, kau melegakan aku
1. Lirik Lagu Geisha - Lumpuhkan Ingatanku

Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Bertanya, cobalah bertanya pada semua
Di sini ku coba untuk bertahan
Ungkapkan semua yang ku rasakan

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku

Di padang rumput yang luas, terdapat rombongan zebra yang sedang istirahat. Terkecuali si zebra betina, Zebie, yang sedang melahirkan anak pertamanya.
“Ayo, Zebie. Sedikit lagi! kau pasti bisa!” teriak salah satu zebra betina yang lain. “kalo nggak bisa gimana?” tanya Zebie sambil mengeluarkan tenaga dalam. “kalo nggak bisa hari ini, sambung besok!” jawab salah satu zebra. “aku nggak boleh menyerah! hiiaat!” teriak Zebie. Wwuussh! Sang anak langsung keluar dengan cepatnya dan hilang entah kemana. “Zebie, kau gila? bisa reka ulang? aku belum melihatnya!” tanya salah satu zebra. “oh, tidak! anakku! tapi, ya sudah lah.” Zebie begitu pesimis. Sepertinya Zebie belum beruntung.
“..Cross??” ayah Zingo heran dengan nama baru yang diberikannya untuk adik barunya. “bukan Cross, ayah. Tapi Kros!” seru Zingo dengan semangat. “Dia Zebra! Kenapa tidak Zabb, Zepp atau Zebret?” sang ayah kelihatannya tidak setuju. “aku tak peduli! Pokoknya Kros!”. “Zingo, seharusnya kita memakannya! dia mangsa kita!” Ayah Zingo mulai hilang kesabaran melihat anaknya. Dia mulai mengambil sebatang kayu dan mencucukkannya ke bokong anaknya. Tapi itu tak membuat Zingo goyah dan ia tetap asik bermain dengan Kros. “Kros, mulai sekarang kita bersaudara. Jika kau punya masalah, jangan bilang padaku. Aku ini singa pengecut.” Kros hanya tertawa seperti bayi. Ayah Zingo pun lelah memarahi anaknya dan ia memutuskan untuk pergi.
5 tahun berlalu, Kros pun tumbuh besar. Ia selalu setia menemani kakak palsunya kemana saja. Kros tak pernah bertanya, kenapa ia berbeda dengan kakaknya. “…kau sebenarnya adalah Singa. Tapi karena aku benci kau lebih disayang ayah, aku pun mengolahmu menjadi singa yang jelek” itulah jawaban Zingo jika adiknya bertanya. Kros hanya mengangguk bodoh dan tak mau bertanya lagi. “Kros, ayo kita makan siang!” ajak Zingo. “maaf, kak. Aku puasa.” Kros sangat suka berpuasa. Menurutnya, puasa itu dapat membuatnya tampan. “kau mau kelihatan tampan? ikut aku!” Zingo mencoba menggoda Kros. Zebra gembel itu pun langsung semangat dan mengikuti si kakak.
“kau lihat disana? itu Luna Maya!” Zingo menunjuk seekor singa betina yang ompong. “kak, apa kau katarak? itu bukan Luna Maya, tapi truk sampah!” Kros pun tak mau dibodohi oleh sang kakak. “nah, itu liat, kak! Itu baru namanya Angelina Jolie!” yang ditunjuk Kros tak salah lagi adalah pacarnya Zingo. “apa kau bilang? kau mau merayu pacarku?” Zingo mulai panas. Tanpa menjawab pertanyaan kakaknya, Kros langsung berlari menghampiri Ziny, singa cantik pacar si Zingo. “hay, manis. Bapak kamu tukang ojek ya?” yap, Kros mulai menggombal bung. “enak aja kamu! Papa aku itu Singa, bukan tukang ojek!” teriak Ziny marah. “hahaha, rasain loe, kutu kupret!” Zingo kesenangan rencana Kros gagal. “sayang? Kamu kenal dia? ayo kita jadikan ia makan siang kita!” Zingo malah kaget mendengar ajakan pacarnya. Matanya melotot seolah-olah melihat suster ngesot. Kros yang akan menjadi korban pun juga terpaku. “sayang? ayo! tunggu apalagi? aku lapar!” kata Ziny sambil mengasah garpu sendoknya. “ti-ti-ti-daaaak!!” Kros langsung lari terbirit-birit kalang kabut meninggalkan Zingo. “oh, Kros! Tunggu!” Zingo pun mengejar Kros dengan maksud menghentikan Kros.
“ini tidak mungkin! aku dikhianati oleh kakakku sendiri!” gumam Kros sambil berlari kencang. “kalau begini caranya, aku harus memberitahukannya kebenaran sesungguhnya kalau dia itu zebra bukan singa!” Zingo pun masih mengejar Kros yang masih jauh darinya.
Tiba-tiba, langkah Kros terhenti. Dia kaget melihat apa yang terjadi. Rombongan zebra terpojok oleh 2 ekor cheetah di dinding tebing. “hey, nak! pergilah! Jangan dekati kami!” teriak salah satu rombongan Zebra. Salah satu Cheetah tersebut melihat ke belakang dan langsung tersenyum rakus “sluurp! Bagaimana kalau seekor lagi, Cheebol?” Kros ketakutan. Ia berpikir andai saja Zingo disini. “tidak! Zingo sama saja! sama sama hewan jahat!” teriak Kros dalam hati. Keringat dingin mulai mengucuri tubuh hitam-putih Kros. Salah seekor cheetah tersebut berjalan mendekati Kros. “kemarilah, sayang. Paman punya permen untuk kamu!”. “graaauumm!!” auman Zingo membuat 2 cheetah tersebut takut dan langsung kabur. “kau tak apa Kros?” Zingo datang tepat waktu dan menyelamatkan rombongan Zebra tersebut. “Zingo, terima kasih! Tapi aku sudah tahu semuanya kalau kau..”. “..bohong. Ya, aku berbohong. Maafkan aku Kros” Zingo sedih dan ia menunduk malu.
Rombongan zebra yang ada disitu hanya diam dan saling melirik sampai ada yang bilang, “apapun ceritanya, minumnya tetap teh botol..”. “Salah! Apapun ceritanya, Aku tetap adik Zingo! yeaah!!”
Kros ternyata tidak marah dan tetap ingin bersama Zingo. Zingo pun senang dan ia membuat peraturan bahwa “Zebra is a friend!”. Akhirnya, singa dan zebra pun hidup damai tanpa ada yang dimangsa.

Ini bukan sepenuhnya salahnya, aku juga turut andil dalam hal ini. Aku pusing. Sudah seharian ini dia tak memberiku kabar. Aku juga tak cukup berani untuk sekedar menanyakan kabarnya. Smsku pasti pending.
Dengan malas ku raih android pemberian mama saat sweet seventeen-ku sebulan lalu yang tergeletak di meja belajar, berharap ada satu ikon pesan kecil yang lucu terpampang di layarnya. Huffttt.. Kosong. Aku menggila. Ku jambaki rambutku yang sedari pagi belum sempat ku sisir. Tampaknya malarinduku sudah mencapai stadium akhir. Aku butuh obat malarindu, pekikku pilu! Tubuhku merosot, jatuh lunglai di atas ubin berwarna merah muda yang dingin.
Cling!
Hahh! Suara itu… Buru-buru ku cari. Pesan. Pesan. Pesan. Aha! Ini dia. Aku tersenyum. Memejamkan mata sebentar. I wish…
“Sore, Na! Gi ap?”
Astaga! Aku memutar bola mataku. Demi Tuhan. Bukan sms itu yang ku harapkan. Bukan juga nomor baru itu yang ku inginkan untuk mengirimiku sms. Aku tak sabar lagi. Ku cari namanya di kontak telepon.
Ayu Saktiani
Ayu_Eka
Bar.ku

Bar.ku, nama yang ku gunakan untuk menyimpan nomor pria-ku di kontak telepon. Ku tekan ikon berbentuk telepon kecil berwarna hijau dan menunggu. 5 detik kemudian, ku putuskan untuk mengakhiri panggilan teleponku. Aku mengutuk diriku dalam hati. Sudah jelas, wanita itu lagi yang menjawab teleponku. Tapi, kenapa aku masih ngotot untuk menghubunginya? Think the positive, Nanna. Ku semangati diriku sendiri. Dia baik-baik saja dan tak ada yang perlu dicurigai. Dia hanya untukku. Sekali lagi, HANYA UNTUKKU!
Ya Tuhan!! Ikbar. Ikbar. Ikbar. Nama itu terus saja berputar di benakku. Betapa mudahnya nama itu merusak semua rencana-rencana mengikis sedikit saja kerinduanku akan sosoknya. Namun, sangat sulit hanya untuk sekedar membayangkan senyuman yang hanya ditunjukkannya kepadaku. Tanpa memandangi fotonya, wajahnya seakan menjadi lukisan abstrak yang maknanya tak bisa ditelaah oleh orang yang tak mengerti seni. Wajahnya terlalu sulit digambarkan oleh benakku yang sudah terlalu penuh diisi oleh namanya saja. Lihat kan? Hanya dengan 5 huruf dan benakku telah dipenuhi oleh I-K-B-A-R.
Mataku memanas. Buliran bening yang hangat mulai menggayut di sudut mataku. Bertahan. Bertahan. Tarik nafas perlahan, hembuskan perlahan. Rasa sesak mulai menjalari dadaku. Bendungan pertahananku goyah. Pipiku mulai dialiri sungai kecil. Aku menangis. Aku menangis dalam sunyi kamarku.
Cling!
Ku buka pesan yang masuk dari 808. Aku tau! Kali ini ku kuatkan hatiku. Aku akan menghubunginya lagi. Tak peduli siapapun yang menjawab. Baiklah!
1 detik…
2 detik…
3 detik…
Maaf. Sisa pulsa dalam kartu prabayar anda, tidak mencukupi untuk melakukan panggilan ini. Sisa pulsa yang anda miliki adalah senilai 25 rupiah.
Tutt. Tutt. Terputus. Operator sial*n. Sudah ku bilang kan, ini bukan sepenuhnya salah Ikbarku. Aku juga turut andil. Kami sama-sama tak punya pulsa. Dan jadilah kami sepasang anak manusia aneh yang saling mengirimi pesan CM (Call Me). Mumpung ada CM gratis, begitu andalan kami. Jadi, jangan anggap ini cerita tentang seorang lelaki yang berselingkuh di belakang gadisnya dan kemudian ketahuan. Cerita pasaran seperti itu akan berujung dengan bahagia. Sudah tertebak! Inilah cerita kami, pasangan aneh!!

Setiap manusia memiliki ceritanya sendiri tentang cinta. Dan di setiap perjalanan cinta selalu ada rintangan dan hambatan di depannya sampai akhirnya kita menemukan titik ujungnya. Ada yang berakhir manis dan ada juga yang berakhir pahit. Dan inilah ceritaku tentang perjalanan cintaku. Hanya cerita simple tapi berkesan untukku. Cerita ini di mulai saat aku berada di sebuah taman di dekat sekolahku.
Mentari mulai terbenam, namun mentari memninggalkan keindahan sebelum dia pergi. Aku duduk di bawan pohon beringin sambil melihat keindahan yang terpesona.
“Ega!”
Seseorang memanggilku dari kejauhan. Mataku terlepas dari mentari dan menengok ke belakang, melihat siapakah pemilik suara manis itu. Dan ternya seorang wanita berparas bidadari. Seseorang yang mampu mengalihkanku dari keindahan sunrise, menyamai keelokkan sayap kupu-kupu yang cantik dan mengalahkan kecantikan bunga mawar. Dialah penyempurna hidupku dari semua kekurangan yang aku miliki. Tia, Yustia Anggraini. Itulah nama gadis itu. Wajah cantik, kulit putih, rambut panjang plus poni yang menutupi dahinya, dan yang paling aku suka, lesung pipit di kedua pipinya. Aaagggkkkh!! Perfect lah pokoknya. Dia tersenyum padaku lalu duduk di sampingku.
“Indah banget ya”
“Iya, Memberikan warna di langit yang tadinya monoton”
Tia tersenyum dan menghela nafas.
“Emm, Tia, aku mau nyatakan sesuatu sama kamu”
“Apa itu? Eh, Kok kamu keringatan?”
“Eh, masa? Mungkin karena panas kali ya?”
“Ya? Rasanya gak terlalu panas kok. Kita kan di bawah pohon?”
“Oia bener juga ya. Ha.. Ha..Ha..” Kataku sambil Ketawa maksa
Gugupku benar-benar sampai puncaknya, Ini benar-benar bodoh, yang ku kira hanya bisa disampaikan dengan waktu 3 detik ternyata sangat berat banget. Hatiku mulai tidak tahan lagi tapi bibirku masih terus saja menghalangi.
“Ayolah ega, Ungkapkan sekarang. Jika tidak kamu akn menyesal seumur hidup” Kataku dalam hati.
“Menyesal? Menyesal kenapa ga?” Kata tia dengan wajah penasaran.
“Heh? Kok kamu bisa baca pikiranku?” Terkejutnya aku saat dia berkata begitu.
“Pikiranmu itu terlalu transparan jim. Hahaha” Kata tia sambil tertawa
“Beneran? Aduh jadi malu”
“Oia. Sebenarnya kamu mau ngomong apa ga?”
“Jiah, jadi lupa. Apa ya?” sebenarnya aku pengen ngomong Cuma perasaan gugupku terlalu menahanku.
“Sebelumnya aku bingung kenapa kamu ngajak aku kesini, Tapi melihat sikapmu, Kegugupanmu itu. Aku jadi tau kamu mau ingin mengatakan apa. Bener-bener sebuah kejutan banget bagiku. Dari pertama kali kita bertemu sampai sekarang aku seneng banget. Bisa kenal sama kamu dan dekat sama kamu. Tapi kalau kamu mau bilang kalau kamu suka sama aku. Maaf, aku gak bisa nerima kamu”
“Heh! Kenapa?”
“Aku sudah ada yang punya ga, jadi aku gak bisa menjalin hubungan dengan orang lain lagi”
“Kalau aku nunggu kamu gimana?”
“Lebih baik jangan, Aku takut kamu akan lebih sakit daripada ini. Masih banyak cinta di luar sana, kamu bakal dapat cinta yang lebih baik. Haaaahh. Matahari terbenam itu memang indah ya? Oke. Aku mesti pulang nih, Dah”
Aku terdiam membisu, Melihat pujaan hati perlahan meninggal aku sendiri. Setelah Tubuhnya telah lenyap dari pengelihatanku, aku pun berteriak.
“Mengapa! Mengapa! TIDAAAAAKK!!!”
Aku pun menangis tak menerima apa yang telah terjadi. Tiba-tiba seseorang menyenggol-nyenggol tubuhku.
“Apa!!” bentakku
“Ega, Cepat bangun!”
“Eh, kamu fan. Aku sedih fan. Gak di dalam mimpi, gak di kenyataan aku selalu.”
“Oi. Nanti aja curhatnya. Kamu cepat-cepat deh keluar dari mimpi”
“Iya bentar”
Aku pun terbangun dari mimpi. Dan aku gak sadar sudah berada di tengah lapangan. Seluruh mata tertuju padaku. Jelas saja, Ternyata aku tertidur saat upacara bendera.
“Mampus aku, kenapa kamu gak bangunin aku dari tadi fan?” bisikku kepada irfan
“Ku kira kamu gak usik tidurnya makannya aku gak bangunin, tadi aku..”
Belum selesai irfan bicara, seorang guru BK mendatangiku.
“Ikut ibu ke ruang BK” Kata Ibu guru
Aku pun di bawa ke ruang BK dengan ibu dewi. Dengan suasana yang mencekam aku mengikuti ibu itu. saat sampai di ruangannya, musik kematian pun terdengar, aku semakin merinding, ku masuki ruangan itu, ku buka pintunya “ngeeeettt” bunyi suara pintu yang sudah tua, ribuan kelelawar keluar dari dalam, ku masuki lebih dalam. Dan aku terkejut saat melihat sebuah tengkorak manusia tiba-tiba terjatuh, sontak aku berteriak.
“AAAAAAAA” dengan suara jeritan cewek
Suara langkah seseorang terdengar dan semakin mendekatiku. Aku semakin takut sambil memeluk tengkorak yang ada di depanku.
“Heh, ngapain kamu disini? Ruang BK itu di sebelah” Dan ternyata ibu dewi yang datang.
“Oia bu, saya lupa”
DI RUANG BK
“Kamu itu baru saja naik ke kelas 3, Masa buat ulah lagi. Kau gak malu dengan adik-adik kelasmu yang baru” kata bu guru
“Saya kan gak buat keributan bu, saya cuma tidur doang” kataku memelas
“Cuma tidur, kamu itu juga ngigau?”
“Maafin saya deh bu, saya kan baru sekali kayak gini”
“Apa kamu bilang baru sekali?” Mata bu guru melotot dan mengeluarkan api di seluruh tubuhnya.
PRAK.. PREK.. PROK.. PLANG.. DUUM..
Akhirnya berakhir dengan hukuman, jalan jongkok di tengah lapangan sambil ngangkat kursi.
Begitulah aku, Namaku Ega Arista, umur 17 tahun, dan aku jomblo ngambang untuk saat ini, kenapa? Nanti akan ku ceritakan. Aku adalah orang yang bisa di bilang nakal di sekolah, aku juga serba kekurangan, yah kurang ganteng, kurang tinggi, dan lain-lain. Tapi kalau masalah mengkhayal, aku yakin aku yang spesial di antara yang lain, hahaha. Aku juga punya kelemahan lain, yaitu pelupa. Di sekolah aku memiliki seorang sahabat yang bernama Irfan. Dia yang paling dekat denganku, dan di sudah ku anggap sebagai saudaraku sendiri. Dan aku selalu bersama dia kapanpun dan dimanapun.
Bel pulang sekolah berbunyi, saatnya para siswa pulang ke rumah masing-masing. Biasanya aku gak langsung pulang. Sepulang sekolah aku dan irfan nongkrong di tempat langganan kami. Es kepala pak tarjo. Es kelapa paling sip se jagat. Sampai-sampai ada orang luar negeri yang beli esnya pak tarjo, ada yang dari amerika, dari china, dari korea, dan bla.. bla.. bla..
“Hiks.. Hiks..” Aku menangis
“Kenapa kamu ga?” tanya irfan kebingungan
“Pegel monyet, masa aku disuruh jalan 2 kali putaran sama ibu dewi”
“Kan kamu pernah lebih parah daripada itu”
“Oia ya, aku lupa.. hoaaaaa” aku menagis lagi dan lebih keras.
“Gak di dalam mimpi, gak di dunia nyata kenapa aku selalu berakhir tragis”
“Aaahhh.. itu kan jangan patah semangat gitu dong.. sabar bro”
“Iya tapi sampe kapan?”
“Tunggu aja bro, Cinta itu kayak permainan petak umpet, Cintamu pasti lagi sembunyi di suatu tempat, Dan itu tugasmu buat nyari cintamu”
“Beneran gitu fan”
“Iya dong bro”
“Makasih ya fan, kamu adalah sahabat terbaik yang pernah ku miliki”
Sambil memegang tangan irfan, mata kami saling bertatapan dan kami pun berpelukan.
“Sama-sama ga, hiks. Aku sayang kamu ga”
“Aku juga sayang kamu fan”
Kami pun melepas pelukan kami. Dan aku merasa ganjil kenapa suasana begitu hening. Dan aku melihat di sekitarku. Orang-orang melihat kami dengan anehnya. Pak tarjo dengan mulutnya terbuka, teh yang dituangnya di gelas pun sampai tumpeh-tumpeh. Dan yang lain ada yang pingsan, dan ada juga yang menjedotkan kepalanya ke tiang listrik sangking tidak percaya apa yang terjadi. Tiba-tiba ada anak kecil yang menaiki sepeda datang.
“Om.. Om.. Om berdua pacaran ya?”
Aku dan irfan seperti salah tingkah, Aku membetulkan kerah bajuku yang sudah ku naikkan. Irfan membakar rok*knya tapi terbalik.
“Fan.. Fan.. rok*k fan” Kataku dengan suara yang besar dan berat
“Kita kan gak ngerok*k bro.” kata irfan sambil garuk kepala
“Oia ya, aku lupa.”
“Nah udah sore nih, balik yok” kata irfan sambil bersiap untuk pulang
“Oke deh” Kataku sambil mencari sesuatu
“Apalagi yang hilang?” kata irfan geleng-geleng kepala
“Tasku bro, mana tasku” aku mencari-cari di segala penjuru
“Itu di bahumu tu” Menunjuk ke arah bahuku
“Oia, Aku lupa”
“Ayok, oia nanti malam ya jangan lupa ke taman. Nanti ku jemput.”
“Okey.. aku duluan ya” kataku sambil melambaikan tangan
“Heh, Rumahmu di sana”
“Oia.. aku lupa lagi.. hahaha”
Aku dan bergegas pulang, Irfan naek angkot dan aku jalan kaki. Karena rumahku lumayan dekat dengan sekolah. Untuk memperpendek jarak, aku lewat jalan pintas, lewat taman. Dan di situ lagi rame-ramenya. Banyak orang-orang pacaran. Wajar, karena di taman itu ada danau yang indah banget belum lagi saat ada sunset, keindahannya bisa bekali-kali lipat, pokoknya tempatnya romantislah. makanya banyak pasangan disana memanfaatkan moment itu.
Tapi ada hal yang membuat terkesan setiap lewat di taman itu. Dan walaupun aku pelupa, entah kenapa kenangan itu masih nyagkut di otakku. Saat pertama kali bertemu dengan mantanku sewaktu SMA kelas 1. Dan itu ya namanya yustia.
Saat itu aku sedang duduk di taman sendirian. Sambil memainkan game di hapeku, lagi kalah-kalahnya main game aku kesal dan mengangkat kepalaku yang tadinya nunduk sangking seriusnya main game. Dan kisah itu pun di mulai, Aku liat cewek cantik banget. Seketika mataku menjadi sniper. Mengeker target yang ada di depanku. Aku sebenarnya pengen nahan buat kenalan sama cewek itu. Maklum, Karena aku masih mikir apa wajahku yang pas-pasan ini bisa dapetin tuh cewek. Tapi kayaknya gak bisa, rasa gelisah sudah di ubun-ubun. Kesempatan gak datang dua kali. Kalau gak sekarang kapan lagi. Aku lihat cowok yang duduk di bangku sebelahku. Mulutnya udah berbusa gara-gara ngeliat si cantik itu dan sepertinya dia udah mau ngambil ancang-ancang buat kenalan sama tuh cewek. Aku gak tinggal diam, aku kumpulin kekuatanku buat kenalan sama dia. Sampai badanku terbakar oleh api asmara yang terkobar di dalam diriku. Aku melangkah dengan pasti mendekati cewek itu. Menghilangkan rasa gugup di dalam diriku. Namun saat di dekat cewk itu jantung gua berdetak kencang. Sampai-sampai hampir copot. Perlahan gua memanggil cewek itu.
Dan kata pertama dariku adalah.
“Hai” Kataku dengan nada kaku.
“Iya.. Ada apa?” Balas cewek itu.
Aku langsung bingung mau ngomong apalagi. Seakan kata-kata dia menghipnotisku sampai aku lupa mau berkata apa.
“na.. na.. namamu si.. si.. si.. apa?” Mendadak aku gagap, ini hal teridiot yang pertama kali ku lakukan.
Cewek itu hanya diam dan melihatku dengan wajah heran.
“Namaku ega, ega arista, maaf ya. aku dari tadi ngeliatin kamu terus, abisnya kamu cantik sih”
Dengan cepat aku menutup mulutku. Aku gak sadar apa yang telah kukatakan. Aku jadi malu setengah mati. Muka ku memerah. Kepalaku rasanya mau meledak seakan suasana membuat pikiranku jadi kelebihan beban.
“Aku udah tau kok namamu” kata cewk itu
“Ma.. masa?” jawabku heran, dalam hatiku aku berkata “Kok dia bisa tau namaku, apa jangan-jangan dia peramal, atau”
“Atau apa?” kata cewk itu
“Loh kok kamu bisa baca pikiranku?”
“Pikiranmu terlalu transparan tau”
Aku tambah malu dengan diriku sendiri. Kenapa dia bisa baca pikiranku. Cewek yang hebat. Atau aku yang terlalu aneh.
“Aku tau kamu kok, kamu anak kelas 1 C kan?”
“Loh kok kamu tau?”
“Ya iyalah. Kita sekelas, gila”
“Hahaha.. Hahaha.. Oh gitu, aku lupa..” kataku dengan tertawa maksa.
“Dasar pelupa, Ya udah deh, sampe ketemu di sekolah aja, bentar lagi sore”
“Iya”
Dia melambaikan tangannya padaku, dan dia pun pergi. Bodohnya aku, kenapa aku lupa menanyakan namanya waktu itu. Sebenarnya aku tau namanya, tapi dasarnya lupa mau diapain lagi. Walaupun itu memalukan dan bodoh banget, tapi momen itu gak pernah aku lupa sampai sekarang.
Aku tersenyum mengingat hal yang gak jelas itu. Aku duduk di bangku yang pernah ku duduki saat aku bertemu yustia. Aku jadi tertawa-tawa sendiri. Kenangan itu seakan mengelitik tubuhku.
“Pertemuan pertama itu mempunyai kesan yang mendalam”
Aku beranjak dari bangku itu, dan langsung bergegas pulang ke rumah.
Bulan telah menampakkan wujudnya. Irfan telah menungguku di depan rumah. Irfan memanggil-manggil aku dengan keras. Aku yang santai sontak kaget, dan langsung bergegas menemui irfan yang ada di bawah.
“Bentar fan” kataku yang terburu-buru menuruni tangga
BRAK!! BREK!! BRUK!!
Aku terjatuh dari tangga karena buru-buru. Benjolan besar dan bertingkat menghiasi kepalaku.
“Kenapa datang fan?” tanyaku
“Oke nice banget bro, Rambut berantakan, muka kusut, baju masih baju sekolah, terus Cuma pake celana dalam. Kamu mau jalan atau mau ke RSJ”
“Emang ada janji mau jalan yak?” Kataku sambil mencoba mengingat
“Ada monyet!!!!” Irfan memukulku dengan palu yang besar dan entah darimana dia dapat
“Hadeh, Aku lupa. Tunggu bentaran yak” Sambil memegang benjolanku yang sudah kayak pagoda.
Sehabis aku siap, kami pun langsung meluncur ke tempat andalan yang kami datangi setiap minggu. Bakso di tengah taman.
“Hoaaah. Memang bakso disini yang paling the best” Kata irfan sambil menghembuskan asap rok*knya dari mulut
“Oia fan.. kamu masih ingat gak waktu kita nongkrong disini. Terus ketemu sama yustia? Pas kejadian aneh itu kami mulai dekat ya kan?” Kataku dengan nada rendah
“Yustia? Kok kamu ingat kalo yang begitu-begitu. Bukannya kamu pengen ngelupain dia?”
“Maunya sih gitu, tapi mau gimana lagi. Bayangannya selalu ada di benakku fan”
Keakrabanku dengan yustia berawal pada malam dimana aku dan irfan lagi nongkrong di taman sambil makan bakso. Saat itu kami masih belum ngamen.
“Hoaaah, enaknya baksonya” kataku
“Huuhh, aakoo puengen namboah” kata irfan sambil ngunyah bakso
“Oia fan, aku lagi jatuh cinta nih” kataku dambil mengigit sendok
“Sama siapa bro” tanya irfan
“Yustia” Dengan mengedipkan mataku kepada irfan
“Hah! Kok bisa?” kata irfan yang kaget mendengar namannya sampai-sampai mangkoknya terbang.
“Bisa dok.. hahaha.. DAN AKU MENCINTAINYA!” teriakku
“Siapa yang ngelempar mangkok ini tadi” Kata laki-laki yang berparas garang dengan tato naga di lengannya. Irfan dengan reflek cepatnya langsung menuduhku, karena aku tidak tau dan aku juga lupa, jadi aku hanya tersenyum di depan preman itu. Preman itu mengepalkan tangannya dan SUUUUIIIINNNGGG. Aku terpental jauh sampai ke depan pohon beringin. Aku meringis kesakitan dan mengeluh dengan kesialanku. Aku bersandar di bawah pohon sambil membersihkan kotoran-kotaran yang menempel di pakaianku. Tanpa disangka ada suara cewek yang aku gak tau darimana asalnya.
“Loh kok kamu ada disini?”
Aku gugup setengah mati, bulu kudukku berdiri, Keringatku mengucur deras, mukaku menjadi biru.
“Anu.. anu..”
Aku bingung mau jawab apa. Aku takut sampai-sampai aku bisa mengigit habis kuku tanganku dengan cepat. Dan dalam hatiku aku berkata
“Jangan-jangan ini hantu kuntilanak yang banyak di ceritain orang-orang”
“Aku bukan hantu.. tau..”
“Dia bisa baca pikiranku, pasti dia hantu” kataku dalam hati
Aku memberanikan diri ke belakang, dan ternyata dia adalah yustia. Yustia tersenyum sambil melambaikan tangannya kepadaku.
Setelah kejadian itu kami pun mulai akrab, di sanalah aku berani untuk meminta nomor hapenya yustia dan dia pun memberikan nomornya. Setelah itu kami pun Smsan, telponan, bahkan mention-mentionan di twitter. Dan di kelas pun aku selalu godain dia, aku menulis surat di kertas yang ku olah menjadi bola lalu ku lemparkan ke dia. Begitu manis saat itu.
Aku tersenyum saat menyeritakan momen itu, irfan menghela nafas dan menepuk pundakku.
“Bro, udahlah.. yang lalu biarkan lah berlalu. Biarkanlah kenanganmu itu larut dengan kebahagiaanmu saat ini.”
“Tapi aku bisa melupakannya fan, kenangan itu udah membekas di hatiku”
“Hah.. ya sudahlah.. kamu itu orangnya gak bisa di bilangin.. keras kepala.. ayok pulang.. udah malam”
Sudah tepat jam 10.30 malam, Kami pun pulang ke rumah masing-masing. Di rumah aku gak langsung tidur, aku mengambil foto di laci meja ku, foto yustia. Ku pandangi fotonya sambil mengingat kejadian-kejadian yang ku alami bersamanya. Itu sebabnya aku selalu begadang, hanya karena galau mengenang mantan. Saat galau aku seperti orang yang gak waras, melihat fotonya sambil mengajaknya bicara. Lalu aku mengingat moment dimana aku menembak dia.
Waktu penembakan itu tepat hari rabu pas bel istirahat berbunyi, Aku dan irfan lagi nongkrong di depan kelas. Aku sedang curhat dengan irfan tentang kegelisahanku terhadap hubunganku dengan yustia. Wajar saja aku gelisah, aku sudah 2 bulan pdkt dengan dia, dan kita pun dekat. Ketakutanku itu bila dia sudah jatuh cinta dengan orang lain.
“Aku mau nembak yustia ah” kataku sambil mikir
“Oia ya, ega, Tembak sudah yustia itu. Nanti keburu diambil orang loh. Cewek itu sukanya nunggu, dan cowek yang berjuang” mendesak-desakku sambil mendorong tubuhku
“Iya tapi gimana kalau di tolak, ah, males ah” Kataku yang lemas karena ragu
“Udahlah, masalah di tolak itu urusan belakang yang penting coba dulu. Mending sekarang daripada ada penyesalan di belakang” makin mendesak
“Terus gimana caranya?” Tanyaku kebingungan
“Tinggal ngomong aku suka kamu, Simple kan? Nah terus kamu buat yang special. Biar berkesan gitu”
“Yang berkesan itu gimana?” aku pun tambah bingung..
Irfan terus mendesakku, Aku seakan kehilangan kendali, aku bingung apa yang harusku lakukan. Aku memegang kepalaku. Menjerit-jerit dalam hati. Sangking stressnya aku sampai berguling-guling di lantai. Stress ku memuncak, tiba-tiba aku mengingat kata-kata irfan tadi “jangan ada penyesalan” Aku langsung menegapkan badanku dan melangkah pasti ke cahaya yang entah datangnya darimana di depanku.
“YUSTIA!!! AKU SUKA SAMA KAMU”
Seketika irfan langsung pingsan melihat aku yang berada di tengah lapangan berteriak seperti itu. Setlah aku berteriak seperti itu, Aku langsung jadi mati gaya, Wajahku memerah menahan malu. Seisi sekolah sontak menjadi heboh dan seluruhnya mengarahkan pandangannya kepadaku. Kata-kata “Cie.. cie” dari anak-anak makin membuat jantungku berdegup kencang. Yustia yang sedang ada di kelas atas menengokku yang ada di bawah. Ku ambil kekuatan dari langit, Berharap mendapatkan kekuatan yang lebih. Tiba-tiba datang seorang bidadari, tapi bidadari ngondek.
“Aduh cin, cucok deh nembak cewek di tengah langah geneh”
“Hoaaaahh.. Hantu taman lawang” kataku yang kaget melihat penampakan bidadari.
“Hahaha. Terima kasih” Kata bidadari
“Itu bukan pujian bodoh” kataku marah-marah
“Apa yang kamu inginkan ganteng?”
“Bidadari tolong aku, aku butuh kekuatan yang lebih untuk pergi ke atas sana”
“Mau gak ya?”
“Tolonglah bidadari, Tolong aku” Kataku sambil bersujud
“Iiiihhh.. santai aja keles, iya deh eke bantuin, Crupat crupat hompimpla gapleh”
“Dengan ini aku pasti akan mendapatkan cinta yustia.. hahahaha” Sambil tertawa ala penjahat
JREEEEEENGGGG.. Dan ternyata gak terjadi apa-apa..
“Loh bidadari kenapa gak terjadi apa-apa?” tanyaku
“Eh.. tunggu aja dulu.. yah 5 menitlah”
5 MENIT KEMUDIAN
“Udah 5 menit nih?” kataku sambil melihat jam
“Mungkin 5 menit lagi”
5 MENIT LAGI KEMUDIAN
“Kapan reaksinya nih?” tanyaku lagi
“Yang sabar dulu ya, mungkin sebentar lagi”
YANG SABAR DULU KEMUDIAN
Bidadari sedang dandan, dan aku tersungkur di tengah lapangan karena capek menunggu lama.
“Belum juga yah?” tanyaku lemas
“Oh.. eke lupa tongkatnya belum di cas.. maaf ya”
“APA!!!” Kataku sambil menundukan kepala dan meremas-remas tangan
SIUUUUUNNNGGG… TIIINNGGG.. Bidadari itu ku pukul sampai ke langit.
Bidadari yang datang pun tidak membantuku apa-apa. Terpaksa aku yang harus bertindak. Sambil melihat yustia di atas, aku melangkah gagah menuju ke tempat dia berada.
BRAK! BREK! BRUK!
Karena gak ngeliat jalan aku terpeleset daun pisang. Aku mencari-cari siapa yang membuang sampah sembarangan.
“Siapa yang membuang kulit pisang ini?” tanyaku sambil marah-marah
Dan aku melihat cowok culun berkacamata, beralis tebal, tai lalat di bawah bibir, rambur belah pinggir dan cendol yang mengantung di bawah hidung, sedang memakan pisang.
“Oh.. ternyata kamu?” kataku yang mengeluarkan aura hitam
Aku pun melanjutkan perjalananku ke atas dan mengabaikan si culun itu yang sudah ku masukan ke tempat sampah. Sesampainya di atas, tatapanku langsung menuju kepada yustia yang berada tepat di depanku. Suasana jadi hening walaupun banyak anak-anak yang mengelilingi kami.
“Yustia, aku suka sama kamu, kamu mau gak jadi pacarku?” Kataku sambil memegang kedua tangan yustia
“Kenapa kamu suka sama aku?” Tanya yustia
Pertanyaan itu menyudutkanku, sampai-sampai orang-orang yang ada di dalam otakku panik mencari jawabannya. Kepala jadi eror dan berasap.
“mungkin karena kamu cewek, dan aku cowek” Kataku sambil mengaruk-garuk kepala.
“Alasan yang di buat-buat.. hahaha” Yustia tertawa
“Jadi gimana? Kamu nerima aku?” kataku dengan ekspresi sok cool
Yustia hanya menganggukan kepalanya. Itu berarti jawabannya iya. Aku pun senang bukan main. Anak-anak yang mengelilingiku membunyikan terompet, di tengah lapangan tiba-tiba banyak yang meneriakkan namaku. Aku pun melambaikan tanganku layaknya raja. Ku tatap mata yustia, dan kami pun berciu..
NGEEEEETTTTT…
“Woi, jadi gak nembaknya?” kata irfan yang menyadarkanku saat menghayal
“Kapan? Aku bilang mau nembak?” kataku bingung dengan pertanyaan irfan
“Hadeh, lupa lagi ni orang, kamu kan mau nembak si yustia kan?”
“Oia ya.. Aku lupa.. Malam ini kan aku mau ketemua sama yustia di taman..”
“Kenapa gak bilang dari tadi!” Irfan memakai palunya lagi
“Salahku apa” Lagi-lagi nempel di tembok
Aku pun melancarkan aksiku malam itu, aku mengajak yustia jalan-jalan ke taman. Aku gugup saat jalan dengan dia, saat jalan-jalan hanya ada percakapan kecil aja seterusmya hening. Aku mengepalkan tanganku, dan langsung memegang kedua bahu yustia.
“Yustia, Apa kamu mau jadi pacarku?”
Yustia yang tadi sempat kaget, menjadi tersenyum saat mendengar pertanyaanku.
“Aku udah duga kamu pasti mau bilang gitu”
“Jadi kamu terima aku?” kataku
Yustia menjauhkan kedua tanganku dari bahunya, lalu dia menundukan kepalanya.
“Maaf ga, aku gak bisa nerima kamu”
Aku terkejut dengan penolakan yustia, Aku jadi bingung kenapa ini bisa terjadi, padahal aku udah genjar banget dekatin yustia, dan kami udah deket banget, belum lagi yustia selalu memberikan sinyal yang positif. Aku mengambil nafas yang dalam untuk menurunkan emosiku yang mulai naik.
“Aku ingin tau alasannya?”
Yustia hanya terdiam, tak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya.
“Yustia jawab aku?” Dengan nada yang keras
“Sebaiknya kamu lupakan aku, dan mencari yang lain” Kata yustia yang mulai berjalan melewatiku dengan kepalanya yang belum terangkat.
Sebelum dia sepenuhnya melewatiku, Aku menangkap tangannya mencegah dia pergi. Kami pun saling membelakangi.
“Kenapa? Haruskah aku mencari lagi? Haruskah aku melupakanmu yang sudah terpatri di hatiku? Kenapa?”
Air mataku menetes menahan luka yang baru saja menyayat hatiku, dan kami seakan membatu. Tak bergerak sedikit pun.
“Maaf” kata yustia
Aku pun melepaskan tangannya. Dan membiarkan yustia berlahan pergi. Belum jauh dia meninggalkan aku. Aku membalikkan badanku dan berkata
“Aku akan selalu menunggumu disini untuk mendapatkan jawaban pasti”
Yustia tak berpaling, dia semakin jauh meninggalkanku sampai hilang dari pandanganku.
Dan begitulah acara menembakku, Setelah saat itu, aku tidak pernah melihatnya lagi. Aku selalu menghubunginya setiap waktu namun hasilnya nihil, nomornya gak aktif. Di sekolah pun di gak pernah terlihat. Aku bertanya kepada teman-temannya tapi semuanya gak tau keberadaan yustia sekarang. Aku galau setiap hari di buatnya. Aku selalu mencarinya setiap waktu, hingga saat ini, aku selalu menunggunya di bangku taman waktu pertama kali kami bertemu.
Suatu malam aku berjalan menuju tempat biasa, tempat dimana aku selalu menunggu yustia. Belum sampai di sana, Aku berhenti di tengah perjalanan karena melihat sesorang yang ada di hadapanku.
“Yustia?” Terkejutnya aku saat melihat yustia berada tepat di hadapanku.
“Apa kamu gak lelah menunggu disini?” Kata yustia sambil tersenyum.
“Tidak ada kata lelah untuk wanita yang ku cintai” Kata sambil membalas senyum yustia
“Kenapa kamu gak melupakan aku?”
“Aku gak akan melupakanmu, Apapun yang terjadi. Setelah kejadian dulu, Aku benar-benar kehilangan arah, Aku layaknya orang yang tersesat di padang ilalang tanpa ujung. Aku merasa hampa tanpamu yustia, Siapa lagi yang akan mewarnai hari-hariku yang monoton ini kalau bukan kamu. Aku gak bisa hidup tanpamu yustia dan aku mencintaimu”
Yustia tersenyum tapi matanya meneteskan air mata.
“Maaf, aku gak bisa lama-lama. Aku pergi.. Daaaah”
Yustia pun pergi, aku ingin menahannya namun entah kenapa kakiku serasa gak bisa bergerak. Mulutku serasa terkunci. Namun terlihat yustia berhenti sejenak lalu berkata
“Aku juga mencintaimu, Ega”
Hatiku yang dulunya terluka serasa telah terobati mendengar kata-kata dari yustia. Dan aku begitu gembira banget saat itu.
Keesokan harinya, Aku bercerita dengan irfan di sekolah.
“Fan, Aku tadi malam ketemu yustia loh di taman” Dengan wajah gembira
“Oia sampai lupa, Aku udah dapat alamat barunya yustia” irfan memberikan secarik kertas kepadaku
“Ih hebatnya, hari ini habis pulang sekolah kita kesana. Oke!” Kataku mengebu-gebu sangking senangnya
Sesampai di rumahnya, aku mengetuk-ngetuk pintu. Tapi gak ada respon dari dalam rumah. Aku dan irfan pun duduk di terasnya, sambil menunggu yustia, siapa tau saja dia sedang di luar rumah dan perjalanan mau pulang. Namun selang berapa menit kemudian pintu rumah yustia terbuka. Wajah begitu senang saat pintu itu terbuka, Dan yang membuka pintu adalah ayahnya yustia.
“Ngapain kamu disini?”
“Saya mau ketemu yustia pak. Yustianya ada?”
“Yustia sudah meninggal 2 tahun yang lalu, Karena penyakit kanker yang dideritanya” Kata ayahnya yustia dengan nada lemas.
Aku shock mendengar itu, air mataku pun tak tertahan lagi. Aku menangis mendengar kenyataan yang terjadi. Irfan pun menenangkanku dengan merangkulku.
THE END

Halo… perkenalkan nama aku ROY, biasa dipanggil roy. aku sama seperti kalian semua, sama-sama ganteng. Sebelum lanjut bercerita, aku mau memberitahukan sebuah info. Yaitu, saat ini di kota kita lagi gempar dilanda oleh penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit ini seringkali dialami oleh para kaum pria U-16 +. Mirisnya, penyakit ini malah dijadikan tradisi dan suka dipamerkan. Phobia apabila melihat mantan dan orang yang dia suka sudah milik orang lain lalu disertai rasa cemburu secara berlebihan. Maka dari itu aku menamakan penyakit ini dengan sebutan MAXILEBAYGALAUBHIA.
Secara logika, phobia ini terlalu dibuat-buat. Padahal itu sama sekali tidak berdampak pada seseorang. Karena rasa dorongan ingin galau sangat kuat, sehingga menimbulkan kelebayan pada seseorang itu. Ingatnya, galau itu bukan timbul dari hati loh, tapi dari pikiran. Makanya jangan sampai para pembaca semua salah mengartikan arti kata galau, kalo gak… bakal kena penyakit yang diatas! MAXILEBAYGALAUBHIA!!
Semoga info yang di atas cepat diingat.
Umurku saat ini menginjak usia 19 tahun dan berjalan ke 20 tahun. Masih sangat muda dan mudah untuk menjadi play boy, haha tapi aku mau jadi playgirl aja.. hah??
Oke. lupakan aja. Jadi ceritanya, dulu aku punya temen, temenku itu punya om.. omnya itu punya anak, nah anaknya itu punya temennya anak bapaknya, dan bapaknya punya cucu dan cucunya itu punya saudara temennya bapaknya anak tadi. Kalian ngerti? Hahaha.
Gak usah dimengerti ya. Intinya temenku tadi namanya sukerip. Ia suka sekali memamerkan wanita yang sangat disukainya kepadaku. Tapi gak ada juga pergerakannya
Selalu dipuja puja, dibangga banggakan. Tapi setelah kutanya, kalo kalian sudah bertemu?. Dia selalu bilang tidak berani. Ahh cemen. Kalo aku sih jarang pamer pamer cewek kalo masih pdkt, kecuali kalo sudah pacaran. Baru deh kupamerkan di semua media sosial. Alay kan? Etss, jangan salah. Itu hidupku, hidupmu?
Kembali ke sukerip tadi ya, umurnya sama kayak aku. Tapi kalo masalah ganteng ya beda lah. jadi waktu itu sukerip ngajak aku buat temanin dia ketemuan sama kenalan ceweknya. Katanya sih lumayan manis dan putih. Tapi aku tanya lagi kalo dia tau darimana bisa putih?. Sukerip cuman menjawab, liat di foto bbmnya lah.
IKLAN LEWAT TIBA-TIBA
Fakta fakta dunia berkata:
- cewek yang cantik dan jelek jaman sekarang suka memakai editing foto 360.
- yang cantik pun akan merasa puas apabila dirinya semakin cantik di media sosial.
- dan yang jelek pun akan berusaha semaksimal mungkin memutihkan bagian wajahnya sehingga bagian leher pun beda warna (mungkin tinta 360 kehabisan)
- dan yang terpenting, langsung dibuktikan saja di TKP. SELAMAT MENCOBA.
PESAN INI DISAMPAIKAN OLEH DINAS KECANTIKAN DAN KEALAMIAN
SUKERIP HANYA BISA TERCENGANG SETELAH BEBERAPA ORANG LEWAT DENGAN BERBAGAI IKLAN IKLAN DAN SPANDUK UNTUK MENYUARAKAN PERINGATAN TENTANG MANIPULASI TERHADAP FOTO.
“gimana suk? masih yakin sama foto cewek wajah putih itu?”
“aku mau buktikan langsung di tkp aja roy”.
“baiklah, kalo jelek aku lari duluan ya”.
“kalo cantik dan sesuai harapan?”
“aku salamin dia duluan, hahahaa”
“woo kamu tu ya, taunya mau enak aja. Ya udah kita langsung ke tkp. Dia udah sms ni dari tadi”.
Kami pun berangkat ke rumah cewek kenalan sukerip. Sementara menunggu kami di perjalanan. Ada baiknya para pembaca bikin kopi dulu. biar ada temen sambil bacanya. Dan aku mau lanjut membahas tentang edit-edit foto memakai 360 tadi.
Editing foto menggunakan 360 adalah termasuk penyakit. Yaitu penyakit menular yang biasanya dialami oleh cewek pada usia 16 tahun keatas. Hal itu terjadi sebab saling iri karena melihat temannya menggunakan edit foto bisa menjadi putih. Sehingga cewek tersebut mengikuti dan temennya melihat, jadi pengen juga, sehingga temennya yang lain jadi pengen, dan semua ikut menggunakan editing foto 360. dan terciptalah perkumpulan cewek 360. dan aku menamakan istilah ini dengan “the easiest and best plastic surgery” operasi plastik termudah dan terbaik. Dan nama penyakit menular itu disebut DEMAM ber-360.
— DAPAT DI GOOGLE —
Kami pun sudah sampai di tempat yang dituju. Saat itu panas sekali dan terik matahari tepat sejengkal di atas kepala kami. Di rumahnya mempunyai bengkel mobil. Rumahnya besar. megah. dan bisa dibilang tergolong orang kaya.
“sms aja dulu.. suruh dia keluar”.
“kita tunggu di seberang rumahnya aja”.
“kenapa? katanya mau bertamu ke rumahnya”.
“perasaanku gak enak ni, aku takut dia jelek. Jadi kalo dia jelek langsung kita tinggalin aja”.
“ya udah, terserahmu aja”.
Sukerip masih smsan sama cewek itu, bilang cewek itu tunggu bentar soalnya baru abis mandi. Lalu dengan iseng sukerip menanyakan warna baju yang akan dipakenya. Supaya lebih memastikan hehe. Katanya, dia pake baju hitam. Wah serasi lagi nih sama sukerip, kebetulan sama-sama pake baju hitam.
Selang 30 menit lamanya. Ada wanita cantik memakai baju hitam dan rambutnya pun sama dengan yang di foto cewek kenalan sukerip.
Mata kami seperti terhipnotis sehingga lupa untuk berkedip, padahal banyak debu yang beterbangan.
Kami pun larut dan masuk ke dalam ruang imajinasi. anehnya imajinasi kami sama. wanita tadi berjalan bagaikan model dengan hak sepatu yang tinggi. dari belakang ada yang membuat rambutnya terurai-urai, walaupun pake kipas angin blower. Daun-daun warna warni berguguran menghiasi imajinasi kami. Wajahnya terlihat sangat anggun, putih dan seksi.
Saat itu suasana disana berubah menjadi sebuah istana yang megah, dan dia bagaikan permaisurinya. Lalu ia berkata: “aku sedang mencari pangeranku yang baru”. Wah kami pun langsung otomatis berubah menjadi pahlawan superhero dengan sendirinya. Dengan dibekali sebuah pedang. “untuk apa pedang ini?” Tanya kami. “kalian ingin menjadi pendampingku? bertarunglah kalian, yang menang bisa mendapatkanku”, jawab sang permaisuri.
Kami langsung saja mengeluarkan pedang tadi masing-masing. aku bagaikan ksatria Spartan dan sukerip seperti zorro. Tabuh gendang berbunyi, Kami pun bertarung. riuh sorak para pasukan kami pun gemuruh sekali. Panah-panah beterbangan dimana-mana. Suara pedang kami pun ikut meramaikan suasana.
Permaisuri itu pasti akan mendapatkan pangeran yang gagah berani di antara kami.
Kami langsung Bergelut, baku hantam pun terjadi sehingga debu mengepul penuh menghiasi arena pertarungan. Zorro pun sempat tersungkur karena kena tendangan Spartan. Setelah itu, Spartan mencoba menerjang lagi, tapi dengan sigap zorro bangkit dan menendang pedangku.
Zorro lah yang akhirnya menguasai pertarungan. Tapi aku belum menyerah. di tengah pertarungan kami yang sangat sengit, tiba-tiba awan berubah menjadi mendung dan semua tertutupi oleh kehitaman alam.
Muncul Petir, kilat, lalu disertai gemuruh angin yang sangat kencang. Kami pun bingung, tiba-tiba imajinasi kami berubah menjadi buruk dan menyeramkan. Dan permaisuri cantik yang menyuruh kami bertarung tadi pun hilang begitu saja.
“kemana wanita tadi zorro?”
“tidak tau, kalau kau Tanya sama aku, lalu aku bertanya sama siapa?”
“aku juga tidak tau. Kalo begitu kita akhiri pertarungan ini, dan cari jalan keluar”.
Mereka pun segera berjalan untuk mencari jalan keluar. Baru saja ingin melangkah mereka langsung dikejutkan oleh kehadiran monster yang berwarna hitam tepat 200 meter di depan mereka. Mereka pun ketakutan bukan main, mereka tak punya senjata lagi. Karena pedang tadi sama-sama patah setelah bertarung. Semakin dekat monster itu, mereka akhirnya tak bisa lari kemana-mana. Hanya bisa Berpelukan dan berteriak sekencang-kencangnya.
AAAAAAARRRGGGHHH…
“Heyy… heyyyy… kalian gila atau homo? pelukan kok di tempat umum. Sesama jenis lagi. Kamu yang namanya sukerip? yang sms aku tadi kan? Sorry ya, aku agak lama ganti bajunya”.
Setelah mendengar teguran tadi, kami akhirnya bisa lepas dari imajinasi kami yang liar tadi. Tapi… tapi… yang negur kami ini?
Percaya atau gak, terima atau gak, aku bilang kalo cewek kenalan sukerip lebih parah dari monster yang ada di imajinasi kami tadi. Kami pun dengan cepat mengambil langkah besar dan mencari seribu alasan untuk pergi.
“eh eh… aku mau kesana sebentar. ada yang mau kami beli”.
“beli apa?”
“beli obat mual” sambil teriak “ayo cepat pergi.. pergi suk!”
Sukerip pun langsung menancap gas motornya bergegas meninggalkan cewek tersebut.
Di tengah perjalanan sukerip tak henti-hentinya mengeluarkan kata-kata binatang. Aku hanya bisa mengejeknya dan menertawakan.
Lalu… nasib cewek tadi?
Ia juga sangat kesal dengan perlakuan sukerip barusan. Sukerip membuatnya sangat marah dan sampai stress. sehingga terkena penyakit obesitas yang berlebihan. mungkin begitu, kayaknya sih. Hahahaa lelaki itu memang kejam dan wajib. Karena pertemuan di awal itu penentuan untuk memilih. Dan hak lelaki untuk memilih sangat lah penting. Makanya jangan suka main tipu lewat foto ya. Yang alami kan lebih baik? kehendak tuhan tidak pernah bisa kita lawan. Kalo memang terlahir seperti itu, ya udah. Nikmati dan dijaga. Jangan coba-coba dimanipulasi. Malah lucu lagi, masa foto muka putih.. terus lehernya beda warna hahaha…
Setelah sampai dari perjalanan tadi, sukerip langsung menghapus kontak pertemanan bbm cewek tadi. Dia bilang, “malas berurusan sama cewek 360 lagi”.
“makanya, sudah kubilangkan… jangan mudah tertipu bos. Hahaha”
“lebih baik tertipu daripada keterusan mesranya”.
“oooohh jadi sempat mesra nih yeee… ciye hahaha”
“ah sudahlah. Lupakan. Ini aib. Lelaki harus kejam!”
“yoi, sepakat! harus kejam. Biar jomblo tapi kita anti 360!”
Di tengah perbincangan kami, sukerip langsung tiba-tiba memotong pembicaraan. “eh eh roy.. coba liat.. itu kayaknya mantanmu yang baru seminggu kemaren putus”.
“oh.. trus?” sok tegar
“widih, mesra banget mereka… pegangan tangan. Kayaknya cowok baru tuh. Lebih ganteng. Lebih putih. lebih tinggi lagi daripada kamu”.
“sudah suk!! sudah… jangan buat aku memikirkannya lagi!”
“perlu kah kutaburin daun di atas kepalamu? Supaya kayak di film-film. haha..”
“gak usah!!… alam pasti peka dengan perasaanku, nanti pasti jatuh sendiri daun-daun itu. Dan gerimis pasti menyertai juga”.
Tiba-tiba angin bertiup kencang, daun-daun pun berguguran dan gerimis turut membasahi di sekitar roy dan sukerip. Masuklah sebuah lagu yang tak tau berasal darimana… kangen band – pujaan hati (reef).
Setelah melihat mantannya tadi dengan cwo baru, roy akhirnya terkena penyakit MAXILEBAYGALAUBHIA. Air mata yang dipaksa mengalir dan perasaan yang dipaksa sedih. Namun biar bagaimanapun hanya hati kecil yang mampu menjawab jujur perasaan seseorang. Sedangkan sukerip, berteduh ke tempat yang tidak basah.
Selang 2 jam adegan galau tadi berlalu. angin, daun, gerimis dan lagu tadi pun hilang begitu saja.
“woy roy, sudahlah gak usah lebay. Lama banget… galaunya 2 jam”.
Roy matanya bengkak, sambil menghapus air mata “seberapa ganteng cowonya?”
“diatas kamu lah…”
“seberapa putih sih?”
“alaaah.. ya masih putih dia kali”.
“tingginya?”
“ya lebih tinggi dari kandang ayam kamu lah”.
Setelah puas dengan jawaban sukerip tadi. roy langsung berdiri tegas dan menatap tajam menela’ah ke langit.
“aku harus buktikan, aku harus bisa seperti dia!!”
“kenapa lagi ni anak? kamu kesurupan?”
“tidak!! aku sudah sadar!! sudah saatnya kita pakai jurus andalan kita!!” dengan gaya sok komandan
“jurus itu lagi? tapi bagaimana caranya supaya memanipulasi badan kita terlihat tinggi dan jangkung di foto?”
“jangan disini, rahasia ini jangan sampai terbongkar oleh orang lain. Mari kita rundingkan di tempat lain”.
“baik lah komandan”.
Mereka pun sepakat untuk menggunakan kembali editing foto 360. mereka bersaing untuk mengedit putih-putihan foto wajah mereka. Bermacam-macam mimik wajah mereka foto dan hasilnya pun jadi. SEMPURNA.
“wah, aku putih banget..”
“aku juga, liat dong.. huuuu”
“ayo, jadiin foto DP aja. Hahaha”
“aduhhh, kayaknya aku gak jadi deh… kuhapus aja ni foto.. maksa banget mau putih”.
“kenapa? gak papa kali… kan gaul. Bisa cepat dapet cewek”.
“gak ah, kamu aja…”
“kenapa sih, kok tiba-tiba berubah pikiran”.
“kamu tu aneh, dulu kamu yang anti banget sama 360. kok sekarang malah kayak kena rabies sih”.
“ya gak papa kali, selagi itu masih halal.. coba kamu cari gih aplikasi yang bisa buat badan kita terlihat tinggi di foto”. kena karma.
Sukerip ambil hape, langsung update status: “DIMANA ADA ORANG JUAL VACUM CLEANER BUAT WAJAH? TOLONG SHARE YA BAGI YANG TAU”

Gandis, cowok kelahiran jerman indonesia, ia mempunyai postur tubuh yang tinggi dan bentuk badan seperti model, tapi model perempuan. Ia masuk di universitas tanjung pura jurusan teknik elektro. Waktu awal pertama ia masuk ke UNTAN ia adalah sesosok pria tampan yang dikagumi oleh wanita-wanita dari yang tua sampai anak ABABIL. Dua tahun yang lalu menjadi masa kejayaan seorang gandis, tapi sejak ia masuk ke UNTAN ia harus memanjangkan rambut nya agar ia tak beda namun tak jua sama. kenapa si gandis gak sama dengan teman-teman nya, saat ia berambut panjang ia terlihat sangat cantik hampir tak nampak wajah pria nya.
“hai gadis cute banget sih” Kata seorang orang pria berambut gondrong
“Sialan lo, udah deh jangan ikut-ikutan godain gue” sahut si gandis
Si gandis gak tahu bahwa pada akhir nya ia dapat julukan si gadis cantik. Awalnya semua itu terjadi ketiga si gandis digodain om om hidung belang di depan temen-temen nya.
“hai gadis cantik, mau gak nemenin om jalan-jalan, nanti apa yang kamu mau om beliin” kata om hidung belang itu menggodai gandis
“najis mah, pergi sono” sambil memegang helm yang siap lempar
“hai gadis cantik, mau gak nemenin om jalan-jalan” ejek temen-temen nya
Sejak saat itu lah si gandis dijulukin gadis cantik, dan nama nya berubah menjadi gadis.
Dilema si gadis sampai saat sekarang ini, ia tak pernah punya pacar, setiap kali ia godain cewek di cafe, ia selalu dapat kata hinaan bukan pujian atau senyuman akan wajah nya.
“hai, sendirian ajah?” kata gadis
“gak lagi nunggu temen” cewek cafe
“aku temenin sementara boleh?” gadis
“nggak usah, makasih” cewek cafe
“aku suka banget, ngeliat wajah mu cantik, membuat jantung ini berdebar-debar” gadis mencoba merayu
“plaaaakkk” tamparan ringan
“sadar woooiii, cewek kok naksir cewek” cewek cafe pergi meninggalkan gadis
Bukan cuman di cafe, di mall juga ia tak pernah bisa ngegodain cewek, karena ia begitu cantik bagi wanita, malah sebaliknya ia selalu digodain sama pria-pria resek serta om-om hidung belang.
Di kantin kampus
Tampak si gadis alias gandis, wajahnya kusut kayak baju yang belum diseterika satu minggu, murung pula, ia tampak putus asa dan gelisah.
“hai bro cantik” sapa agus yang baru dateng
“heem”
“kenapa muka lo kusut banget?”
“gue kayak nya mau potong rambut aja deh, gue gak tahan dibilang cewek mulu, gue rasa nya gak bahagia banget, gak bisa dapetin cewek, digodain om om mulu, diejek sama kalian.” unek unek si gadis
“eeetss jangan dong, kita harus menghormati kakak-kakak senior kita, masa gitu aja kamu tekanan batin sih” agus coba menenangkan
“tapi gue gak bisa semaco kalian” gadis frustasi
“lo yang buat diri lo gak maco mamen”
Ternyata kalimat terakhir yang dikeluarin si agus itu membuat ia tersadar “lo yang buat diri lo gak maco” bener ia berprilaku lembek, jadi ia bertekat untuk membuat dirinya terlihat maco dan hal yang harus ia laku kan setiap hari adalah fitnes!! harus bisa membuat pustur tubuh nya menjadi kekar.
Gadis seminggu terakhir ini rajin datang ke tempat fitnes, disana ia dibimbing, ia yakin dengan latihan setiap hari dengan bimbingan yang tepat sama orang yang ahli dalam bidang ini, ia akan bisa membentuk otat nya dengan cepat.
“mbak, berapa minggu lagi yah bisa gede?” gadis sambil menunjukan otot lengan yang belum juga kekar
“dua atau 3 hari sudah bisa kenceng” kata mba pembimbing nya selama fitnes
“asik, gue bisa maco banget nih” kata gadis dengen gembira nya
“kok maco mba? Seksi dong?” sahut mbak itu heran
“mba mba, gue mas, gak lah, gue kan gedekan otot lengan biar kelihatan maco” jawab gadis
“maaf mas, loh? selama ini kan kita latihan membesar dan mengencangkan payudara mba, eh maaf mas?” jawab mba mba itu
“WHAT???” ( Gadis pingsan)
Gadis pulang ke rumah dengan muka lesu, ia tak habis pikir selama seminggu ini ia fitnes untuk mengencangkan payudara? ia lega, bahwa ia cepat menyadari fitnes yang salah itu kalo gak? seberapa besar payudara yang akan ia dapat kan?
“Huuuh” menghelakan nafas, lalu dengan tersenyum ia pun tidur untuk melupakan kejadian di tempat fitnes tadi.
Handphone berbunyi
“hallo” masih memejamkan mata
“dimana bro can?” dari jarak yang jauh disana
“di kamar, ngimpi” jawab nya ngawur
“kesini, kita ngumpul nih dijamin banyak om om” tertawa
“kampret, ya udah gue mandi dulu” jawab gadis
Gadis pun berjalan menuju cermin yang ada di depan tempat tidur nya, sejak ia menjadi wanita cantik ia selalu bercermin sehabis tidur untuk melihat apakah ia sudah tampak seorang laki-laki maco.
“haaaaaaahhh, tiiidaaaak payudara gue tumbuuuh” teriak histeris
“gandis ada apa?” mamanya, masuk ke kamar dengan cemas
“ini ini” sambil menunjuk kekhawatiran nya
“ini apa gandis?” binggung
“ini loh pa?” sambil nenunjuk dan menoleh trus berhenti tidak melanjutkan omongannya
“pa apa? tanya mama penasaran
“gak ada apa apa ma, sekarang mama keluar ya” mendorong mamanya keluar kamar
Ternyata si gadis cuman ngigau, ia tak benar-benar sadar saat itu, dan ia juga merasa sangat lega ternyata itu hanya ke kekhawatiran nya saja. Lalu ia pun menuju kamar mandi untuk membuat pikiran nya lebih segar lagi.
Di pakiran si gadis buru-buru meletak kan helm nya di bawah jok motor, karena ia sudah melihat batang hidung teman-teman nya, ia pun bergegas menghampiri teman-teman nya.
“hey bro” sapa gadis
“hay, makin cantik aja” sahut bejo menggoda
“ia nih makin cantik aja, sampai om om disana ngelirik terus” sahut si beno yang makin godain gadis
“wah kampret, ih najiiss mah” jawab gadis
Mereka pun tertawa, bersamaan.
“gimana fitnesnya sukses?” tanya agus
“sukses, tapi gue gak sanggup cape Jadi gue gak fitnes lagi” gadis berbohong, ia tak mungkin menceritakan hal yang memalukan itu
“aah cemen lu, jadi lu tetap jadi cowok cantik dong yah?” sahut bejo
“tetap jadi gadis cantik kami” beno
“ini adalah anugerah tuhan, jadi gue nikmati saja” sahut gadis yang tiba-tiba menjadi bijaksana
Saat goal yang di cetak messi pada detik terakhir membuat mereka bersoraak gembira, yeee yeyeyeyee 3-2, begitu lah teriakkan gembira mereka.
“sob gue pulang duluan ya, ngantuk” kata gadis
“aah cemen lu” sahut beno
“ok sob” jawab bejo
“oke” sahut gadis
Jalan saat itu sudah tampak sepi sekali, padahal masih jam 11.30 malam, ya sepi karena memang daerah tempat tinggal gandis selalu sepi, pukul 09.00 malam saja biasa sudah senyap bagaikan kuburan apa lagi pukul 11.30 malam.
“waduh kenapa nih” motornya mogok
Gadis pun mendorong motor nya, tak jauh dari tempat motor nya berhenti tadi ada dua orang preman yang sedang mabuk dan melihat dirinya. preman-preman itu pun menghampiri gadis.
“ada apa dek?” sambil mabuk
“ada yang bisa abang bantu?” muka mabuk
“gak usah bang cuman mogok doang” jawab gadis yang mencoba tenang
“ya udah temenin kita aja dulu yuk, senang-senang” sambil tertawa dengan muka mesum
“haayooo ikut” sambil menarik si gadis
“apa-apaan si bang, lepasin gak” gadis mencoba melepaskan pegangan preman itu
Preman-preman itu merobek baju si gadis, dan berencana mau memperk*sa di gadis malam itu.
“tiiidaaaaaaaak” teriak gadis
Ia gak nyangka keperjakaannya malam itu akan dicabut.
“aaaaaaaah” teriak preman itu lalu mereka pingsan seketika
Si gadis tak berhenti tertawa, melihat preman-preman itu pingsan begitu saja di depan mata nya, ternyata tanpa mempunyai otot yang kekar ia bisa mengalahkan preman-preman brengsek itu
“dasar, melihat bentuk yang sama aja langsung pingsan” membetulkan pakaiannya, dan tertawa terbahak-bahak
Dari Balik Pohon

Bukan gak mungkin kan? Seorang Oger kaya Shrek aja bisa dapetin hati putri Viona si anak raja. | mereka bilang gue terlalu banyak nonton film kartun, kebanyakan baca buku-bukunya Raditya Dika, juga kebanyakan makan keripik kentang yang dijual dikantin. Emang gue salah ya?

Gue Jaka, tapi mereka biasa manggil gue dengan sebutan ‘ndut’. mereka temen-temen sekelas gue. Yah, walaupun sebenernya gue gak pernah suka dengan ‘nama’ pemberian mereka itu, tapi apa boleh buat, gue kalah jumlah sama mereka. Mereka bilang gue Gendut. Tapi menurut gue, itu sih cuma perasaan mereka aja, atau mungkin emang selama ini ada yang salah dengan perasaan gue yang mengatakan bahwa gue baik-baik saja (nggak gendut). Oke gue kalah, gue ngaku gendut.. -_- normal kan kalo tiap orang ngerasain kalo dirinya itu orang yang paling baik, paling menarik di mata setiap orang, atau berhalusinasi bahwa diri lo adalah orang yang paling ganteng di antara temen-temen lo. Itu wajar, gue pernah baca buku tentang psikologis dasar, menurut gue gejala itu masih dalam batas kewajaran, selagi lo belum menunjukan gejala tingkat lanjut seperti jonging bertelanjang dada tengah malem keliling kampung, atau sering berdelusi menikahi salah satu member JKT48. Nah, itu baru gak normal!
Kalo yang lagi jalan kesini itu namanya Ayu. Anak kelas sebelah. Kenal? Boro-boro -_-. Gue cuma tau dia tinggal dimana, kalo hari senin sampe kamis dia pake sepatu yang warna item ada garis putihnya dikit, jum’at sabtu dia pake pantopel item mengkilap, selalu duduk di bangku paling pojok kalo lagi makan bareng temen-temen nya di kantin, kadang rambutnya dikuncir satu di belakang, kandang diurai gitu aja, *tapi gue lebih suka kalo dikuncir pake poni. Kalo pesen bakso di kantin, sukanya yang bening, gak pake kecap sama saos, sambelnya dibanyakin, gak usah pake seledri, minumnya es jeruk. Kalo berangkat sekolah diater bokapnya, kalo pulang nyokapnya yang jemput. Bener kan gue bilang, gue gak kenal sama dia.
Hm, oke gue jujur. Ayu adalah salah satu alasan kenapa gue selalu makan keripik kentang ini dari balik pohon beringin di sebelah kantin. Karena hanya dari sudut ini gue bisa lihat Ayu tanpa ketahuan sedang memperhatikan dia. Ada tiga hal yang punya efek gravitasi di dunia gue, yang pertama bumi tempat gue berpijak sekarang. Kedua, keripik kentang yang entah kenapa selalu punya daya tarik tersendiri buat lidah gue. Yang terahir adalah Ayu, bidadari yang jatuh dan kesasar di sekolah ini.
‘orang yang sedang jatuh cinta merasakan apa yang tidak dirasakan mereka yang tidak sedang jatuh cinta’ begitu kata seorang penyair dari novel yang pernah gue baca. Hm, dan gue rasa itu memang benar adanya. Apalagi dengan cinta diam-diam seperti yang sedang gue rasakan sekarang ini. Boro-boro ngomong langsung, ngeliat wajah imutnya itu dari jauh terus dia membalas pandangan gue aja udah cukup bikin gue gemeter gak karuan, serasa kaca mata tebel yang gue pake ini seakan mau pecah udah gak kuat menahan getaran yang timbul.
“Orang yang sedang jatuh cinta diam-diam mengisi catatan mereka dengan perasaan cinta yang tak tersampaikan.” Begitu yang dibilang Raditya Dika dalam salah satu bukunya. Gak bisa dipungkiri, gue pun juga melakukan hal itu deh kaya nya. Blog gue yang sudah hampir dua tahun gue kandung pun gak luput menjadi sasaran curhat gue. Apalagi kalo bukan soal Ayu.
“Untuk kita yang hanya berani menulis kata-kata dalam buku harian, memendam perasaan lewat puisi-puisi, dan berharap esok lusa ia akan sempat membaca nya.” Nah apalagi yang ini, jelas gue banget! Penggalan kalimat dari Tere Liye dari salah satu novel best seller nya.

Gue selalu duduk disini waktu jam istirahat, padahal kantin masih sepi jam segini, tapi gak perlu waktu lama, banyak juga yang dateng ke kantin yang letaknya di sebelah tempat dimana gue duduk sekarang. Gue jalan ke arah koperasi di sebelah kantin cuma untuk beli dua bungkus keripik kentang yang biasa gue makan, setuntasnya di koperasi.. gue sengaja gak beli minum di koperasi, gue jalan ke arah kantin dan bermaksud beli secangkir pop ice disono, gue tahu pada saat yang bersamaan Ayu sedang memesan semangkuk bakso yang biasa dia pesan, tanpa saus dan kecap, juga seledri, ditambah es jeruk sebagai minumnya. Sekarang dia tepat berada di samping kiri gue, posisi terdekat gue sama ayu, bersanding tanpa kata, tanpa suara.. dan pada ahirnya.. semua berlalu begitu aja. Ayu yang sudah mendapatkan bakso yang ia pesan lekas menjauh menuju kursi pojok kantin bergabung dengan beberapa teman nya yang lain. Begitupun gue, “ndut.. ndut.. ini pop ice nya..” begitu kata mas Ojo penjual pop ice di kantin memecah lamunan gue. Inilah yang setiap hari gue lakukan, tanpa bosen, tanpa kenal lelah, juga tanpa balas. Beginilah kisah cinta gue, memendam rasa dari balik pohon beringin tua ini, tatapan masih aja menuju ke arah dia yang duduk di pojok sana. Dengan dua bungkus keripik kentang di tangan gue sebagai saksi nya.
“untuk kita, yang terlalu malu walau sekedar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan.” -Darwis Tere Liye.
Gak akan ada ahir untuk cinta yang tak pernah termiliki, hanya puas dengan diam dari kejauhan, memandang si dia tanpa pernah ada rasa bosan.
Sendiri Lagi - NOAH

Tinggallah ku sendiri dalam sepi ini
Tiada temanku lagi
Tak sanggup hati ini sendiri begini
Tanpa dirimu kasih
Tak ada arti hidupku
Bila kau tak di sisiku

Mengapa oh mengapa kau tinggalkan diriku
Tak tahu, ku tak tahu salahku padamu
Hingga kau pun tega biarkan diriku sendiri, sendiri lagi

Tak mungkin ku mencari pengganti dirimu
Walau kini ku sepi ooh
Ku ingin kaupun tahu cinta suci ini
Ku bawa sampai mati

( tak ada arti hidupku
Bila kau tak di sisiku )

Mengapa oh mengapa kau tinggalkan diriku
Tak tahu, ku tak tahu apa nanti jadinya
Mengapa oh mengapa kau tinggalkan diriku
Tak tahu, ku tak tahu salahku padamu
Hingga kau pun tega biarkan diriku sendiri, sendiri lagi
Semakin di Depan (Iklan Yamaha) - NOAH

Langkah-langkah yang telah tertempuh
Melesakkan kita ke tujuan
Waktu-waktu terus buktikan
Cuma kita yang semakin di depan

Bila kita terus rapatkan barisan
Dan tetap terus bergandengan tangan
Tentu kita semakin di depan

Langkah-langkah yang telah tertempuh
Melesakkan kita ke tujuan
Waktu-waktu terus buktikan
Cuma kita yang semakin di depan

Bila kita terus rapatkan barisan
Dan tetap terus bergandengan tangan
Tentu kita semakin di depan

Langkah-langkah yang telah tertempuh
Melesakkan kita ke tujuan
Waktu-waktu terus buktikan
Cuma kita yang semakin di depan
What Makes You Beautiful - One Direction

[Verse 1]
[Liam]
You're insecure,
Don't know what for,
You're turning heads when you walk through the door,
Don't need make-up,
To cover up,
Being the way that you are is enough,

[Bridge]
[Harry]
Everyone else in the room can see it,
Everyone else but you,

[Chorus]
[All]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
If only you saw what I can see,
You'll understand why I want you so desperately,
Right now I'm looking at you and I can't believe,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,
That's what makes you beautiful

[Verse 2]
[Zayn]
So c-come on,
You got it wrong,
To prove I'm right,
I put it in a song,
I don't know why,
You're being shy,
And turn away when I look into your eye eye eyes,

[Bridge]
[Harry]
Everyone else in the room can see it,
Everyone else but you,

[Chorus]
[All]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
If only you saw what I can see,
You'll understand why I want you so desperately,
Right now I'm looking at you and I can't believe,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,
That's what makes you beautiful

Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na [x2]

[Middle 8]
[Harry]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,

[All]
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,

[Chorus]
[All]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful ([Zayn:] Oh),
If only you saw what I can see,
You'll understand why I want you so desperately ([Harry:] Desperately),
Right now I'm looking at you and I can't believe,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,

[Harry]
That's what makes you beautiful
Perih - NOAH

Hidup ini tak seindah mimpi
Cobaan silih berganti..
Mengapa semua ini terjadi..

Begitu berat beban hidupku
Kumenangis sendiri....
Dia yang kucinta telah pergi..

Reff 1 :

Tuhan ku tak sanggup lagi
Menahan perihnya hati
Mengapa aku begini..
Tuhan ku tak sanggup lagi
Menangis seperti ini
Lupakan dia dariku..

Begitu berat beban hidupku
Kumenangis sendiri..
Dia yang kucinta telah pergi..

Reff 2:

Tuhan ku tak sanggup lagi
Menahan perihnya hati
Mengapa aku begini..
Tuhan ku tak sanggup lagi
Menangis seperti ini
Lupakan dia dariku..

O.. oo.. O.. 0ooo..

Reff 3 :

Tuhan ku tak sanggup lagi
Menahan perihnya hati
Mengapa aku begini..

Ooo..

Tuhan berikanlah aku
Cinta yang abadi Untuk menuntun hidupku
Puisi Adinda - NOAH

Malam berseri
Indah damai dalam hati
Kau berikan rasa ini
Hingga dapat ku bermimpi
Tentang maaf yang bersemi
Tentang cinta yang tak letih

Dan ku harapkan kau kasih
Tak perlu bertengkar lagi
Tak perlu menangis lagi
Biarkan kita mengalir sampai nanti
Raja Negeriku - NOAH

Yang terdiam dari suara
Sabar jiwaku, sabar seluruh bangsaku
Aaah perih tangismu, perih jiwamu
Tersisihkan oleh kawanan hitam
Semua telah lelah menanti

[ pidato Ir. Soekarno ]

Bersuara untuk mereka, raja negeriku
Kau telah lama terdiam
Perubahan jerit hatiku, cermin jiwamu
Berikan terang untuk masa depan wooo

[ pidato Ir. Soekarno ]

Berpegangan semua saudara
Tegar berdiri dalam mimpi yang satu
Perubahan untuk tanahmu, tanah airmu
Untuk negeri dan mimpi bangsamu

Jika Engkau - NOAH

Apa yang telah terjadi yang telah membuat kau tak mengerti
Maaf ku tak sadari yang telah membuat kau ingin pergi
Saat ku tak bicara, berjuta kata yang ku ungkapkan
Walau kau tak merasa, cinta yang ada begitu nyata

Ku ingin engkau tahu berartinya dirimu
Ku tak inginkan kau ragu, aku kan bertahan dalam hidupmu

Jika engkau pergi hilang dariku
Meninggalkan mimpi dalam tidurku, bersamamu dan tanpamu

Ku ingin engkau tahu berartinya dirimu
Ku tak inginkan kau ragu, aku kan bertahan dalam hidupmu

Jika engkau pergi hilang dariku
Meninggalkan mimpi dalam tidurku, bersamamu dan tanpamu

Jika engkau pergi hilang dariku
Meninggalkan mimpi dalam tidurku, bersamamu dan tanpamu

Ini Cinta - NOAH

Percaya padaku ini bukan nafsuku
Perasaan yang utuh dari dalam hatiku
Percaya kataku ini bukan akalku
Keinginan yang tulus tuk dapatkan hatimu

Ini cinta bukan namanya
Ini cinta bukan namanya

Tatap terus mataku, jangan ragukan itu
Lihat dalam mataku ooh kau hanya temukan itu

Ini cinta bukan namanya
Ini cinta bukan namanya

Percaya padaku ini bukan nafsuku
Perasaan yang utuh dari dalam hatiku

Hidup Untukmu Mati Tanpamu - NOAH

Begitu banyak hal yang ku alami, yang ku temui
Saat bersamamu ku rasa senang, ku rasa sedih
Air mata ini menyadarkanku
Kau takkan pernah jadi milikku

Air mata ini menyadarkanku
Kau takkan pernah menjadi milikku
Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu

Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
Air mata ini menyadarkanku oooh
Kau takkan pernah menjadi milikku ooo

Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu

Tak Lagi Sama - NOAH

Cerita ini tak lagi sama
Meski hatimu selalu di sini
Mengertilah bahwa ku tak berubah
Lihat aku dari sisi yang lain

Bersandar padaku, rasakan hatiku
Bersandar padaku

Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku

Waktu yang telah kita lalui
Buatmu jadi lebih berarti

Luluhkan kerasnya dinding hati
Engkaulah satu yang aku cari

Bersandar padaku, rasakan hatiku
Bersandar padaku ooh

Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku
Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu menemaniku
Kau menenangkanku, kau melegakan aku

Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu tuk memelukku
Kau melengkapiku, kau sempurnakan aku
Dan diriku bukanlah aku tanpa kamu menemaniku
Kau menenangkanku, kau melegakan aku

Hero - NOAH

if you aks me how i fell
i want to burn my lonely soul
fly me through the danger zone
like a shadow on your home

so let me be your hero
and cast away your sin above
let me be your hero
and cast away the sin you own

fly me now and don't despair
i'll be flying through your door

so let me be your hero
and cast away your sin above
let me be your hero
and cast away the sin you own

stand up up on your side, take my hand today
we could fly together, let me lead the way
stand up up on your side, take my hand today
we could fly together, let me lead the way

stand up up on your side, take my hand today
we could fly together, let me lead the way
stand up up on your side, take my hand today
we could fly together, let me lead the way

(let me lead the way) so let me be your hero
(let me lead the way) and cast away your sin above
(let me lead the way) let me be your hero
(let me lead the way) and cast away your sin above

your hero (let me lead the way)
your hero (let me lead the way)

Suara Pikiranku - NOAH

dara berhenti menyiksaku
perlahan belenggu mengikatku ooh oooh
dimana kau taruh hatimu
dimanakah letak cinta itu

dara berhenti menyiksaku
dengarlah suara pikiranku ooh oooh
dimana kau taruh hatimu dimanakah letak cinta itu
dimana kau taruh hatimu dimana dara dimana dimana dimana

apa yang ku katakan bukan satu ungkapan
tak akan kau mengerti tak pernah kau sadari
walau seribu kata kata atau puisi cinta
tak akan kau mengerti tak pernah kau sadari

dimana kau taruh hatimu dimana kau simpan cinta itu
dimana kau taruh hatimu dimana kau simpan cinta itu

Terbangun Sendiri - NOAH

Katakan katakan alasan mulai
Karena akhirnya begitu berat terasa
Dunia tak seindah katamu
Dunia menelan hatiku

Katakan entah kemana perginya
Masa yang indah dan gelak tawa yang cerah
Dunia yang terdiam tanpamu
Dunia yang menelan hatiku

Aku tak ingin terbangun, terbangun sendiri
Aku tak ingin terjaga, terjaga tanpamu
Kurangi kurangi lukaku ooh temani sepiku

Ooh temukan aku terlepas
Ooh kemana harus berjalan

Aku tak ingin terbangun, terbangun sendiri
Aku tak ingin terjaga, terjaga tanpamu
Kurangi kurangi lukaku ooh temani sepiku

Aku tak ingin terbangun, terbangun sendiri
Aku tak ingin terjaga selama-lamanya
Ooh terbangun sendiri, terbangun sendiri, terbangun sendiri
Terbangun sendiri, terbangun sendiri
Terbangun sendiri, terbangun sendiri

Demi Kita - NOAH

Dalam pikiranku ini, kau seakan telah hilang
Cinta di dalam hidupmu, kau tak pernah merasakan
Dimanakah cinta, sentuhlah hatinya

Kau tak bisa merasakan
Hingga cinta mendekati dirimu

Cinta di dalam hidupmu, kau tak pernah merasakan
Dimanakah cinta, sentuhlah hatinya

Kau tak bisa merasakan
Hingga cinta mendekati dirimu
Kau tak bisa menggapainya
Biar cinta mendekati dirimu oooh

Biarkanlah cinta oooh memberimu rasa

Kau tak bisa merasakan
Hingga cinta mendekati dirimu
Kau tak bisa menggapainya
Biar cinta mendekati dirimu oooh

Biarkanlah cinta oooh memberimu rasa
Semua demi cinta oooh semua demi kita

What Makes You Beautiful - One Direction

[Verse 1]
[Liam]
You're insecure,
Don't know what for,
You're turning heads when you walk through the door,
Don't need make-up,
To cover up,
Being the way that you are is enough,

[Bridge]
[Harry]
Everyone else in the room can see it,
Everyone else but you,

[Chorus]
[All]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
If only you saw what I can see,
You'll understand why I want you so desperately,
Right now I'm looking at you and I can't believe,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,
That's what makes you beautiful

[Verse 2]
[Zayn]
So c-come on,
You got it wrong,
To prove I'm right,
I put it in a song,
I don't know why,
You're being shy,
And turn away when I look into your eye eye eyes,

[Bridge]
[Harry]
Everyone else in the room can see it,
Everyone else but you,

[Chorus]
[All]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
If only you saw what I can see,
You'll understand why I want you so desperately,
Right now I'm looking at you and I can't believe,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,
That's what makes you beautiful

Na Na Na Na Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na [x2]

[Middle 8]
[Harry]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,

[All]
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,

[Chorus]
[All]
Baby you light up my world like nobody else,
The way that you flip your hair gets me overwhelmed,
But when you smile at the ground it ain't hard to tell,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful ([Zayn:] Oh),
If only you saw what I can see,
You'll understand why I want you so desperately ([Harry:] Desperately),
Right now I'm looking at you and I can't believe,
You don't know,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,
You don't know you're beautiful,
Oh oh,

[Harry]
That's what makes you beautiful